Bilang padaku maumu
cinta,
impian mesti ditegaskan
dalam guritan
dalam imajinasi
bukan dipermukaan pasir rentan
kau boleh tertawa,
sementara orang-orang berurai-airmata
ya,
yang matanya berkabut
subuhnya tertahan didahi
rubuh dalam semesta rotasi
sekali lagi,
kau harus gandeng aku
sekalipun dalam simpul-simpul kebingunganmu
merambati narasi ungu
senyapkan jiwa
temani tawa
menikmati tangismu
dalam narasi gagu
Magelang, Akhir tahun 2015
Label: imajinasi, ungu
Pagi selalu menceritakan, tentang orang-orang
yang berjalan
wajah dalam kabut-kabut
Pucat seperti kau,
berjalan terombang-ambing ditengah jembatan
yang hanya satu dan diperebutkan
roda-roda berpacu
menghempas debu-debu
waktu ibarat gholiath
hanya bukan dia yang kau banting
kaulah yang dibantingnya
babak belur
belum-belum kau telah kuyu
dalam peradaban yang sesak
dengan radiasi-radiasi
sementara keterasingan adalah keunikan
yang kau simpan rapat
dan diam-diam kau rindukan
Magelang, Akhir tahun 2015
Label: refleksi